Rabu, 27 Juni 2012

Seperti hidup kembali

Kau temukan aku..
Ketika ku rapuh..
Terdampar membisu seperti debu
Matahari..
Seakan tak lagi..
Menyinari hati sepi ini..
Kau temukan aku ketika aku jatuh
Terhempas membisu terbalut pilu
Matahari seakan tak lagi..
Menyinari hati sepi ini

Beri aku cinta..
Beri aku rasa..
Agar aku bisa seperti dirimu..
Beri aku sentuhmu..
Beri aku rindumu..
Agar aku bisa..
Seperti hidup kembali..

Kau nyalakan cahaya hati..
Yang telah mati..
Kau terangi gelap dihati..
Bangkitkan jiwaku..
Dari mimpi burukku..

Rabu, 09 Mei 2012

Layakkah Hubungan Ini Dipertahankan?

Anda dan kekasih sudah menjalani hubungan selama beberapa bulan. Kini mulai timbul pertanyaan, “layakkah hubungan ini dipertahankan?”

Berikut ini beberapa tanda hubungan Anda patut dipertahankan.

Menjadi diri sendiri

Anda bebas berekspresi saat berada di dekat pasangan. Tak perlu berpura-pura apalagi sibuk berbohong. Dia telah mengenal Anda seutuhnya, dan menganggap kekurangan Anda justru sebagai keunikan.Sehingga hubungan Anda benar-benar dilandasi kejujuran, bukan kemunafikan.

Aman
Anda merasa aman dengan hubungan yang tengah dijalankan. Walau ia sedang tak ada di sisi Anda, namun sama sekali tak terbersit pikiran negatif mengenai pasangan. Anda telah mempercayainya 100 persen. Pasangan Anda pun berhasil menjaga kepercayaan tersebut. Tak ada rasa saling curiga atau cemburu berlebihan. Mengecek ponsel atau jejaring sosial pasangan bukan menjadi hobi Anda. Karena Anda mengetahui setiap kegiatan yang dilakukan pasangan.

Bahagia
Selama menjalani hubungan, Anda merasa sangat bahagia. Tak hanya diri sendiri yang merasa, namun aura kebahagiaan itu juga terpancar dan dapat dirasakan orang sekitar Anda. Hubungan cinta bukanlah beban, justru sesuatu yang melengkapi hidup Anda.

Jika tiga hal di atas Anda rasakan selama berhubungan dengan kekasih, maka jangan ragu-ragu lagi. Pertahankan terus hubungan cinta Anda. Siapa tahu di kemudian hari, dialah yang akan menjadi pendamping Anda seumur hidup.



Jumat, 02 Maret 2012

Jumat, 30 September 2011

friday sept 30 2011 2:39


september ceria. ya itulah yang banyak dikatakan oleh banyak orang, walaupun ada juga yang mengatakan september kelabu. apa yang terjadi saat ini tidak mengambarkan perasaan seseorangpun terutama diri saya sendiri yang akan menjadi peran dalam cerita yang berikut ini.
baiklah sepertinya tidak bertele tele, mengingat saya sekarang mulai merasakan hal kejenuhan dalam kehidupan pribadi saya, yaa walaupun saat ini hidup saya sudah lengkap dengan mempunyai seorang kekasih tapi saya masih merasakan hal yang sangat saya takutkan dalam hidup ini. apakah itu? berikut
saya biasanya bangun pagi berolah raga makan dan minum semuanya serba teratur tetapi sekarang ini semua bagaikan tak terkendali lagi, saya kehilangan pola hidup saya yang dulu! dan saya sangat merindukan itu
Ohhh my! bayangkan dalam beberapa bulan berat badan saya mulai tak terkendali,rambut mulai gondrong, wajah mulai berjerawat bertambah bahkan, tidur kurang nyenyak,
kuramg olah raga, kehabisan ide, meninggalkan hoby , kekurangan gairah kuliah dan tidak peka dalam berbicara dengan orang lain
bayakngkan seberapa banyak perubahan yang sangat signifikan dalam kehidupan saya
cara berfikir saya saat ini sangat mengurang dibandingan 2 bulan sebelumnya
saya kekurangan gairah. sangat sibuk dengan dunia saya sendiri
saya mempunyai seseorang pacar yang sangat baik dan saya sangat bersyukur memiliki sesorang tersebut.
kemanakah jiwa saya yang sebenarnya? mungkinkah saya mengalami perubahan untuk menjadi lebih baik
apakah ini hanya sebuah tantangan yang diberikan oleh allah kepada saya? sehingga saya berusaha mengubah semua sifat-sifat saya tersebut

adalagi hal yang membuat saya merasa depresi dalam hal ini. yaitu kuliah yang selama ini dijalani belum berakhir juga, bahkan sedikit menemukan titik terang kemudian redup lagi, mengingan sahabat-sahabat saya yang sudah banyak menjadi wisuda saya seperti orang yang berda didalam jurang yang sudah berada didepan mata. menyeramkan!
ya bgaimana pun itu adalah semua kesalahan masalalu saya terlalu banyak bermain! hemm saya tidak menyesali semua itu.